Pacaran Menurut Pandangan Admin www.dayzitaly.com

Friday, February 08, 2019
Pacaran merupakan budaya orang barat yang rata-rata di lakukan bukan orang islam. Sudah jelas istilah pacaran itu tidak ada dalam islam dan islam melarang pacaran tersebut. Lantas Apakah Perlu Pacaran? Sedangkan kita orang islam?. Jawabannya jelas tidak perlu. Karena jelas islam melarang pacaran. Yang paling ironinya ialah para remaja jaman sekarang, yang katannya remaja tersebut orang muslim. Eh malam dia pacaran, pakai kerudung sambil nungkrong berduaan yang bukan mahramnya, kamu muslim? pakai kerudung masih berdua an dengan lawan jenis bukan mahram kamu dengan mengenakan kerudung, itu nama kamu mengolok-olok agama mu sendiri yaitu agama islam.


Semua remaja sekarang hampir 99,9 persen kenal dengan namanya pacaran, sampai-sampai anak TK yang di bawah umur sudah sering menggunakan kata-kata pacaran. Ini merupakan salah satu akibat budaya barat yang sudah masuk kepada remaja kita sekarang.
Jodoh sudah ada yang mengatur, yang baik akan ditemukan dengan yang baik, yang buruk akan ditemukan dengan yang buruk. Cari jodoh hanya dengan kita memperbaiki diri kita, menjadi lebih baik dari yang lalu, tidak usah mencari jodoh dengan cara pacaran. Berapa banyak orang yang sekian lama pacaran setelah nikah tidak lama cerai. Berapa banyak orang yang tidak pernah pacaran, bahkan tidak pernah bertemu dengan seorang jodohnyan, setelah nikah malah mareka bahagia luar biasa.

Ngapain kita harus pacaran, pacaran itu dosa tau. Kasihan kedua orang tua kalian, ketika kalian pacaran satu kali kalian pandangan muka itu dosa, satu kali kalian pegangan tangan itu dosa, satu kali kalian bonceng itu dosa, semua dosa yang kalian dari lakukan itu dari berpandangan, berpegangan, berboncengan sambil pelukan, maka otomatis dosa yang kalian buat itu kedua orang tua kalian juga mendapatkan dosa yang kalian lakukan.

Kalian tidak kasihan kepada kedua orang tua kalian, mareka tidak berbuat dosa akan tetapi kalian lah yang mengasih dosa kepada orang tua kalian sendiri. Sadar tidak kalian bagaimana ibu kalian melahirkan kalian dengan taruhan nyawa, ayah kalian yang banting tolang untuk menafkahi kalian. Sadar tidak kalian betapa besarnya pengorbanan orang tua kalian kepada kalian, terus kalian malam mengasi dosa kepada orang tua kali. Di mana otak kalian wahai para remaja!!. Andai kata kalian sholat, baca Al Qur’an, bersedeqah, menolong orang lain, yang jelas semua itu berpahala. Maka satu kali kalian mengerjakan sesuatu yang berpahala maka orang tua kalian juga akan mendapat pahala yang kalian lakukan. Coba kalian pikir, lebih baik dosa atau pahala yang pantas dikasih kepada orang tua kalian.

Bahkan ada yang bangga punya pacar yang rajin sholat, rajin baca Al Qur’an, rajin pergi ke pengajian. Terus apa yang di banggakan?, Jika dia sholat, baca Al Qur’an tetapi masih pacaran, ini namanya orang yang mengolok-olok agama yaitu agama islam.
Pacaran juga banyak mengandung kerugian, berapa banyak waktu kita hanya dihabiskan di muka gadget. Chatting tiap hari dengan dia, bankan chatting mengandung sara dan menimbulkan hawa nafsu. Sampai-sampai perintah orang tua di abaikan, ehhhh malam perintah pacar selalu di turuti. Sering menagis gara-gara pacar. Tidak ada untungnya semua itu, orang tua kita yang rugi. Kasian orang tua kita, semua dosa pacaran di lemparkan kepada orang tua kita. Bahkan lebih sayang kepada pacar dari pada kepada orang tua, demi pacar apapun di qurbankan tetapi demi orang tua malas. Membantu orang tua malas.

Coba kita lihat berapa banyak film-film yang membawakan tema dunia percintaan, dalam film tersebut semua mengadung kemaksiatan, mulai dari pakaian sampai tingkah laku. Bahkan yang bikin miris yang memerankan film tersebut orang muslim. Bahkan ada lagi film yang jelas di perankan oleh orang non muslim, semuanya tema pacaran yang mengandung maksiat. Bahkan berapa banyak remaja sekarang yang menyukai/mengemari orang non muslim.

Remeja kita sekarang ini di perangi oleh bangsa barat, tingkah lakunya mengarah ke arah barat. Orang barat sengaja menjauhkan para remaja muslim dari ajaran islam yang di anutnya sendiri. Karena nasib islam, nasib negara kita ini di pegang oleh remaja sekarang. Karena remaja penerus perjuangan islam, penerus perjuangan bangsa. Jika remaja kita sudah tidak senonoh maka bagaimana nasib islam, nasib negara kita akan datang.

Maka dari itu kita harus sadar, jauhi pacaran, pacaran merupakan bentuk penjajahan bangsa barat untuk merubuhkan umat islam. Jangan sekali-kali mendekati pacaran, kita pikirkan orang tua kita. Kasian orang tua kita yang sudah membesarkan kita dan merawat kita hingga kita tumbuh sampai sekarang, jangan kita balas dengan hal yang buruk. Semoga artikel ini bermenfaat bagi kita semua.

Artikel Terkait

Latest
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Disqus
Tambahkan komentar Anda

No comments